"BROWSER OPERA"
A. Latar Belakang
Opera adalah peramban web dan paket perangkat lunak Internet antar-platform. Opera terdiri dari kumpulan perangkat lunak untuk Internet seperti peramban web, serta perangkat lunak untuk membaca dan mengirim surat elektronik. Opera dibuat oleh Opera Software yang bermarkas di Oslo, Norwegia. Opera dapat dijalankan di berbagai sistem operasi, termasuk Microsoft Windows, Mac OS X, Solaris,FreeBSD dan Linux.
A. Pengertian Opera
Opera adalah peramban web dan paket perangkat lunak Internet antar-platform. Opera terdiri dari kumpulan perangkat lunak untuk Internet seperti peramban web, serta perangkat lunak untuk membaca dan mengirim surat elektronik. Opera dibuat oleh Opera Software yang bermarkas di Oslo, Norwegia. Opera dapat dijalankan di berbagai sistem operasi, termasuk Microsoft Windows, Mac OS X, Solaris,FreeBSD dan Linux.
Opera dikenal karena memiliki banyak fitur yang kemudian diadopsi oleh pramban web lainnya. Meskipun memiliki berbagai kelebihan, Opera hanya mendapat sebagian kecil pangsa pasar peramban komputer pribadi di seluruh dunia. Namun, Opera memiliki pangsa pasar yang lebih besar pada perangkat mobile seperti ponsel, ponsel pintar, dan personal digital assistant. Berbagai edisi Opera dapat digunakan untuk perangkat yang menggunakan Maemo, BlackBerry, Symbian, Windows Mobile, Android, dan sistem operasi iPhone, serta Java ME. Sekitar 120 juta ponsel telah dipasarkan dengan browser Opera di dalamnya. Opera adalah satu-satunya penjelajah web komersial yang tersedia untuk Nintendo DS dan Wii. Beberapa televisi memiliki browser Opera dalam set-top box atau kotak pengaturannya. Adobe Systems memiliki lisensi teknologi Opera untuk digunakan dalam Adobe Creative Suite.
B. Sejarah Opera Sampai Sekarang
Dimulai pada tahun 1994, Telenor, sebuah perusahaan telekomunikasi di Norwegia membuat software browser (sebagai pesaing Internet Explorer dan Netscape pada waktu itu) yang diberi nama MultiTorg.
Sayangnya pada saat itu, publikasinya tidak sehebat para pesaingnya. Padahal dari sisi fitur, MultiTorg menggunakan teknologi MDI (Multiple Document Interface) yang memungkinkan browser tersebut menampilkan hingga 4 situs web sekaligus, seperti tampak pada gambar. Fitur ini belum dimiliki browser-browser sejenis belum memiliki kemampuan seperti itu.
Tidak hanya itu, MultiTorg memiliki kemampuan standar W3C yang baru saja dirilis. Padahal Internet Explorer (yang dibuat oleh perusahaan besar Microsoft) saja belum mengadapsi W3C secara penuh pada saat itu.
Akhirnya karena dorongan publik penggunanya, MultiTorg diperluas publikasinya. Kali ini menggunakan nama baru yakni Opera 2.0. Distribusi browser baru ini menggunakan metode shareware dimana setelah 30 hari penggunaan, penggunanya harus melakukan pembayaran sebesar US$39.95.
Berbeda dengan software sejenis pada saat itu, Opera memiliki versi untuk beberapa sistem operasi yakni Windows, Apple Macintosh, BeOS dan Unix.
Berbeda dengan software sejenis pada saat itu, Opera memiliki versi untuk beberapa sistem operasi yakni Windows, Apple Macintosh, BeOS dan Unix.
Beberapa waktu kemudian, Opera 3.0 diluncurkan. Opera 3.0 merupakan browser pertama (sebelum Netscape dan IE) yang mendukung Javascript. Dan kemudian pada versi 3.5, Opera menambah dukungannya terhadap CSS (Cascading Style Sheets) . Dukungan terhadap CSS ini sangatlah kuat karena salah satu pembuat CSS adalah CTO Opera saat itu, yakni Håkon Wium Lie.
Pengubahan Strategi dan Email yang Terintegrasi
Pengembangan software Opera terus berlanjut. Opera versi 4.0 ditandai dengan penambahan email client secara terintegrasi, padahal pada saat itu, belum ada browser yang menyertakan aplikasi email terintegrasi. Sedangkan mulai versi 5.0, Opera sedikit mengubah strategi distribusinya. Kini Opera bukan lagi software shareware yang harus dibayar setelah pemakaian 30 hari, tetapi menggunakan sponsor banner di kanan atas, seperti terlihat pada gambar berikut Bagi pengguna yang tidak keberatan dengan iklan banner tersebut, maka mereka bisa menggunakan Opera secara gratis. Bagi yang tidak ingin melihat bannernya, maka harusmembayar lisensi sebesar US$39.95
Tampilan Opera 5.02 versi gratis yang menampilkan iklan disisi kanan atas
Karena makin diminati oleh para pengguna internet, Opera 6 ditambah dengan dukungan terhadap Unicode, sehingga bisa menampilkan berbagai karakter huruf, misalnya huruf-huruf kanji.
Ujian dari Microsoft
Dengan makin populernya Opera, rupanya membuat Microsoft gerah. Pada tahun 2001, Microsoft sempat memblok pengguna Opera untuk memasuki website portal Microsoft yakni msn.com. Hingga akhir Nopember 2001, blok terhadap Opera masih berlangsung.
Pada tahun 2003, melalui versi 7.0 Opera memperkenalkan teknologi baru yakni Presto layout engine yang memungkinkan halaman website di-refresh sebagian saja. Di versi ini pula, Opera memperbaiki dukungan terhadap client side scripting dan Document Object Model (DOM).
Tampilan Opera 7.02 yang menggunakan Presto Engine
Ujian berikutnya yang dihadapi Opera juga datang dari Microsoft. Pada bulan Nopember 2004, pengguna hotmail.com yang memakai Opera tidak dapat menghapus email-email mereka yang ada di folder “Junk Email”. Komplain Opera ke Microsoft tentang masalah ini masih belum ada jawabannya hingga hari ini.
Opera versi 8.0 diluncurkan tanggal 19 April 2005. Adapun fitur-fitur baru yang diperkenalkan adalah: SVG Tiny, multimodal dan User JavaScript. Selain itu, tampilannya sendiri menjadi lebih sederhana.
Dan mulai versi 8.5, Opera menggunakan strategi baru untuk memperluas penggunanya, yakni dengan menggratiskan software tersebut dan menghapus banner yang muncul di kanan atas aplikasi.
Tampilan opera 8.0
Fitur-fitur yang semakin inovatif
Keseriusan Opera sebagai pembuat browser yang inofatif makin ditunjukkan pada versi-versi selanjutnya. Mulai versi 9.0 (tahun 2006) Opera memperkenalkan Widget dan aplikasi Bit-Torrent yang terintegrasi dengan Opera sendiri. Fitur-fitur ini belum ada di browser-browser lain. Bahkan pada versi 9.2, Opera memperkenalkan konsep Speed Dial. Konsep ini ternyata diikuti oleh Safari (browser di Macintosh) dan juga pengguna Firefox yang menambahkan plugin sejenis.
Rupanya kepopuleran Opera, makin hari makin bertambah. Ini ditandai dengan pengunduhan sebanyak 4.5 juta kali oleh pengguna Internet pada waktu Opera memunculkan versi 9.5. Pada versi ini banyak dilakukan penyempurnaan, diantaranya CSS2 dan CSS3 support, proteksi terhadap malware dan penambahan sertifikat keamanan dari beberapa vendor.
Mulai versi 9.50 ini pula konsep Skin untuk memperindah user interface Opera diperkenalkan.
Opera versi 9.6 menambah fitur terbaru, yakni Syncronization. Fitur ini memungkinkan pengguna Opera melakukan sinkronisasi terhadap bookmark, notes, dan lain-lain antar beberapa Opera browser yang diinstal di beberapa PC atau bahkan dengan Opera Mini.
Pada Oktober 2009, Opera mengumumkan untuk Opera versi 10. Pada versi ini, fitur-fitur terbaru yang diperkenalkan adalah: Auto Update, Crashlogging Tool, Inline Spell Checker, Opera Presto 2.2 Rendering Engine, Opera Turbo, dan Visual Tabs. Peluncuran versi ini mengakibatkan Opera diunduh oleh 10 juta pengguna sepekan setelah diluncurkan!.
Saat buku ini dibuat, Opera versi teranyar adalah 10.53.
Tampilan opera 9.0
Opera 10
Opera Versi 10 (Code name: Peregrine) mulai diluncurkan 3 Juni 2009 (versi Beta 1. Berbagai fitur baru pastinya sudah dipersiapkan oleh opera versi 10 ini.Salah satu fitur utama yang menjadi unggulan dan diandalkan adalah berupa opera “Turbo”. Fitur turbo dirancang untuk memungkinkan para penggunanya dapat mempercepat akses internet sekaligus menghemat bandwidth. Fitur ini sangat berguna untuk pengguna Internet yang menggunakan koneksi Internet yang lambat.
Opera versi Beta ini akan siap untuk digunakan pada Opera 10 versi finalnya nanti. Tab - tab pada Opera 10 versi beta dapat dilebarkan sehingga dapat menampilkan thumbnails dari situs-situs yang sedang dibuka diberbagai tab tersebut. Selain itu, fitur andalan opera yang sudah lebih dulu yaitu “Speed Dial” yang muncul pada setiap Tab baru kini dapat dikustomisasi lebih jauh.
Jangan khawatir, tentunya masih banyak fitur-fitur lain yang menjadi keunggulan dari versi 10 beta ini, termasuk juga cek pada ejaan yang dapat membuat tampilan klien e-mail jauh lebih baik. Selain itu Opera pun masih tetap mengusung dukungan sepenuhnya pada standar web yang memudahkan bagi para desainer web.
Fitur lainnya yang tertanam adalah fitur Auto-Update dan Automazed Crash Reporting, artinya browser ini mempunyai cara kerja Update yang otomatis, dan yang tidak kalah pentingnya adalah fitur “Automated Crash Reporting” pada Opera 10 versi Beta ini.
Akhirnya, pada tanggal 1 September 2009, Opera 10 diluncurkan. Hanya dalam waktu 1 pek-an, sudah didownload hingga 10 juta kali!
Tampilan opera 10.0
Opera 11
Pada waktu tulisan ini dibuat, Opera 11 merupakan versi teranyar. Pada versi ini diperkenal-kan banyak fitur baru, diantaranya:
· Extensions
· Tab stacking
· Visual mouse gestures
Adapun versi penyempurnaannya ada di versi 11.10, dimana kini Opera Turbo lebih efisien dibandingkan sebelumnya karena memanfaatkan teknologi WebP sehingga tampilan gambar lebih bagus dibandingkan sebelumnya
C. Tampilan Browser Opera

D. Fitur-fitur dalam Opera
a. Popup Blocking otomatis. Fasilitas ini akan menghentikan segala bentuk popup yang dianggap akan mengganggu.
b. Tabbed Browsing, yaitu fasilitas yang berguna untuk menghemat waktu. Dalam hal ini kita dapat membuka banyak halaman pada jendela browser yang sama.
c. Transfers Panel, merupakan download manager pada Opera, memiliki kelebihan yaitu akses yang cepat dan manajemen download. Penampilan Opera dapat ditranslet ke beberapa bahasa(multiple languages), dan perubahan bahasa dapat dilakukan saat program berjalan.
d. Customizable Toolbars, fasilitas yang menjadikan para user dapat memodifikasi susunan toolbar sesuai kebutuhannya. Memiliki fasilitas penampilan gaya dengan berbagai Skins, sehingga user dapat merubah penampilannya sesuai kesukaannya.
e. Opera memiliki akses langsung ke Google’s “related pages” feature, dari menu “Navigation”.
f. Dobel Klik properti, pada sebuah kata dalam halaman web, anda dapat mengklik dobel dan akan muncul popup yang berkaitan dengan kata itu seperti menuju Web, kamus atau pencarian ke ensiklopedia.
g. Quick Find memungkinkan pencarian halaman, artikel atau konten dari web tertentu. Karena dengan Opera akan mengingat tidak hanya judul dan alamat (URL) saja, tapi juga konten dari halaman web yang sudah dikunjungi.
h. Opera Link memudahkan dalam mengakses situs favorit dimanapun! Opera Link akan mensinkronisasikan bookmarks danSpeed Dial antara computer dan handset.
i. New Browser Engine. Opera dapat dibuka lebih cepat, proses loading juga lebih cepat dan mampu menjalankan aplikasi web dengan lebih baik.
j. Speed Dial berupa visual bookmarks yang akan muncul saat membuka tab baru. Untuk menambah halaman baru, klik saja Speed Dial yang kosong dan Opera akan memberikan saran berdasarkanhistory dan bookmarks.
k. Mouse Gestures. Dengan fitur ini kita dapat menavigasi web dengan mouse. Caranya sangat gampang, cukup dengan menekan dan menahan tombol kanan mouse dan menggerakkanmouse dengan cara tertentu. Gerakan ini dapat digunakan untuk melakukan perintah Back-Forward dan Open New Tab.
l. Proteksi Fraud. Tersedia secara default dimana secara otomatis mendeteksi dan memperingatkan Anda mengenai situs-situs Web gadungan.
E. Shortcut pada Opera beserta fungsinya:
Ctrl + N Ctrl + N : Membuka sebuah tab baru pada jendela utama Opera.
Ctrl + Alt + N : Menjalankan sebuah jendela utama Opera.
Ctrl + T : Menambahkan website aktual ke bookmarks pribadi.
Ctrl + D : Membuka sebuah tab baru dan otomatis berselancar ke URL yang telah Anda masukkan terlebih dahulu.
Ctrl + Z : Membatalkan aksi terakhir, misalnya penutupan sebuah tab.
Ctrl + F : Mencari komponen teks dalam sebuah dokumen.F11 : Pindah dari modus jendela ke fullscreen atau sebaliknya.Ctrl + F8 : Membuka kolom alamat ketika Opera berada dalam modus fullscreen.(HI-TECHNEWS.NET/ humasristek).
Ctrl – Alt – W : Menutup semua web tab secara otomatis.
Ctrl – Tab : Untuk berpindah antar tab. Lebih praktis daripada memakai mouse.
Ctrl – Q : Untuk menutup aplikasi browser Opera.
Ctrl – W : Untuk menutup halaman web yang saat ini sedang kita buka.
Ctrl – Enter : Hanya dengan mengetikkan nama website (tanpa www dan .com) kita bisa segera membuka halaman website tersebut. Caranya tekan tombol Ctrl dan Enter setelah mengetikkan alamat website tersebut.
Shift – Klik : Halaman web yang kita klik akan segera muncul dengan tab baru.
Backspace : Untuk kembali ke halaman yang anda kunjungi sebelumnya.
F8 – Shift F8 : F8 dipakai untuk meletakkan kursor di bagian Address Bar. Sedangkan Shift – F8 dipakai untuk meletakkan kursor di kotak Search
F. Kelebihan dan kekurangan Opera
Kelebihan :
1. Opera Browser merupakan aplikasi browser yang cukup ringan, sehingga tidak memakan memori hardisk yang cukup besar pada notebook atau PC.
2. Memiliki email client dan rss sendiri sehingga tidak perlu memakai email client lain seperti Outlook dan sebagainya.
3. Memiliki Opera Turbo yang bisa diaktifkan ketika koneksi sedang lambat sehingga proses loading page bisa lebih cepat. Pemanggilan kembali Cache lebih cepat.
4. mampu menampilkan (load) halaman web lebih cepat, dengan kecepatan koneksi yang sama dibanding browser lain.
5. Opera memiliki sejumlah fitur yang memudahkan berselancar di dunia maya
6. Link alamat web di Opera seolah sudah disiapkan dan termemori,sehingga membuka lebih cepat begitu mouse diaktifkan.
7. Browser ini dilengkapi tabs yang memungkinkan beberapa situs terbuka bersamaan, tanpa harus membuka banyak jendela. Dengan demikian taskbar pada sistem operasi Windows tidak penuh, terutama untuk sistem operasi non-WindowsXP.
8. Opera juga menyertakan penyaring pop up untuk menangkal iklan pop up yang menjengkelkan
9. Fitur lain, seperti mesin pencari Google yang sudah built-in dan penghitung waktu yang diperlukan hingga halaman web membuka sempurna
10. Pengguna juga bisa menggunakan skin untuk memodifikasi tampilan browser.
11. Daftar history alamat web yang telah diselancari dengan Opera dapat dilihat pengguna.
12. pengguna dapat menghapusnya dengan memblok alamat web yang bersangkutan.
13. bagi pengguna gadget mobile, fitur Fit-to-Window akan menyesuaikan halaman web dengan lebar layar atau jendela browser.
Kekurangan :
1. Opera Browser biasanya sedikit lambat dalam membaca script pada beberapa halaman situs.
2. meng-update Operas Browser artinya harus men-download kembali masternya.
3. penyimpanan cache yang terlalu kuat, jadi terkadang apa yang kita buka, biasanya halaman yan pernah dibuka sebelumnya,jadi ga update
4. browser opera memungkinkan cracker untuk mencuri cookie, memalsukan alamat-alamat URL, atau melihat history dari browser pada PC. Namun kelemahan itu hanya terdapat pada Opera versi 7.53 dan versi-versi sebelumnya yang dioperasikan pada sistem operasi Windows, Linux, dan Mac juga memiliki kelemahan pada sistemnya.
5. Kompabilitas dengan Explorer kurang, sehingga sering halaman yang rumit tidak bisa dibuka.
6. Browser ini kurang support terhadap ajax. Fasilitas-fasilitas di google seperti google calendar, google page, google spreadsheet tidak dapat dijalankan dengan opera.
G. Aksesibilitas
Opera juga dirancang untuk pengguna yang memiliki gangguan visual atau motorik. Sebagai browser multimodal, juga menyediakan berbagai preferensi pribadi di dalam user interface.
Hal ini memungkinkan kita untuk mengontrol hampir setiap aspek dari browser hanya dengan menggunakan keyboard, dan default shortcut keyboard dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan pengguna. Opera adalah satu-satunya browser yang memiliki kemampuan untuk navigasi spasial, yakni berupa fitur mouse gestures.Pola gerakan-gerakan mouse memicu reaksi browserseperti "kembali" atau "refresh".
Zooming page memungkinkan teks, gambar dan konten lainnya seperti Adobe Flash Player,platform Java dan Scalable Vector Graphicsuntuk membesar atau mengecil dalam ukuran (20% sampai 1.000%) untuk membantu mereka yang memiliki gangguan penglihatan. Pengguna juga dapat menentukan font dan warna untuk halaman web, dan mengubah tampilan halamanCSS. Hal ini berguna untuk membuat situs muncul dengan kontras yang tinggi atau dengan huruf yang lebih mudah dibaca.
H. Privasi dan Keamanan
Opera memiliki beberapa fitur keamanan. Salah satunya adalah pilihan untuk menghapus data pribadi, seperti dalam HTTP cookie, browsing history, dan cache. Hal ini memungkinkan pengguna untuk menghapus data pribadi setelah browsing dari komputer di tempat umum.
Ketika mengunjungi secure website, Opera mengenkripsi data menggunakan protokol SSL 3 atau TLS. Protokol akan memberikan informasi tentang keamanan situs ke address bar. Protokol tersebut juga akan memeriksa apakah situs web yang sedang dikunjungi termasuk dalam blacklistuntuk phishing dan malware, dan memperingatkan pengguna apabila web yang dikunjungi termasuk salah satu dari blacklist. Pemeriksaan ini diaktifkan secara default, namun pengguna dapat memilih untuk tidak melakukan pemeriksaan tersebut secara otomatis. Jika pemeriksaan itu dinonaktifkan, pengguna tetap dapat memeriksa keamanan situs yang dibukanya secara manual dengan membuka Page Info Dialog.
I. Standar
Opera adalah salah satu browser pertama yang menggunakan Cascading Style Sheets (CSS). Opera menunjang banyak standar web, yakniCSS 2.1, HTML 4.01, XHTML 1.1, XHTML Basic,XHTML Mobile Profile, Voice XHTML, WML 2.0,XSLT, XPath, XSL-FO, ECMAScript 3 (JavaScript), DOM 2, XMLHttpRequest, HTTP1.1, TLS 1.2,Unicode, SVG 1.1 Basic, SVG Tiny 1.1, GIF89a, JPEG, PNG, dan transparansi alpha. Sejak versi 9, Opera telah lulus uji Acid2, sebuah tes untuk mengetahui apakah sebuahbrowser menggunakan standar tertentu. Opera 10.5 mencapai skor 100/100 pada tes Acid3 yang berfokus pada kesesuaian standar DOM dan JavaScript.
J. Varian lain dari opera web
Selain penjelajah web untuk komputer, Opera juga hadir untuk perangkat lain.
1. Telepon Pintar dan Personal Digital Assistant
Opera Mobile merupakan versi Opera yang dirancang untuk telepon pintar dan personal digital assistant (PDA). Versi pertama dari Opera Mobile ini dirilis pada tahun 2000 untuk Seri 7 dan Psion NetBook. Saat ini, Opera Mobile tersedia untuk berbagai perangkat untuk Windows Mobile, platform S60, atau sistem operasi UIQ.
Salah satu fitur utama Opera Mobile adalah kemampuan memformat halaman web agar tampilannya sesuai dengan keinginan pengguna. Fitur tersebut menggunakan teknologi small screen rendering. Pengguna juga dapat memperbesar halaman dengan zoom.
2. Telepon Seluler
Opera Mini adalah varian dari Opera untuk telepon seluler. Opera Mini, dirancang tak hanya untuk ponsel, tetapi juga untuk telepon pintardan personal digital assistant. Opera mini dapat diunduh secara gratis. Opera Mini menggunakan platform Java ME. Hal itu membuat perangkat selular harus mampu menjalankan aplikasi Java ME agar Opera Mini bisa digunakan.
3. Nintendo DS
Nintendo DS Browser adalah varian Opera untuk Nintendo DS. Nintendo DS Browser dirilis di Jepang pada 24 Juli 2006 di Eropa pada tanggal 6 Oktober 2006dan di Amerika Utara pada tanggal 4 Juni 2007.
Nintendo DS Browser menghadirkan rendering layar dan zoom yang juga ada di Opera Mobile. Nintendo DS Browser juga menghadirkan perangkat lunak handwriting recognition dan on-screen keyboard. Selain itu, Nintendo bekerja sama dengan Astaro Internet Security untuk penyaringan web untuk Nintendo DS Browser. Teknologi ini merupakan proxy server yang memblokir web berkonten pornografi,diskriminasi, hacking, pembajakan perangkat lunak, kekerasan, perjudian, narkotika, alkohol, tembakau, senjata, aborsi, dan konten lain yang dianggap tidak pantas.
4. Nintendo Wii
Pada 10 Mei 2010, Perusahaan Opera Software bekerja sama dengan Nintendo untuk membuat penjelajah web untuk Nintendo Wii, yang dinamakan Channel Internet. Channel Iinternet, merupakan software gratis untuk download. Software itu dirilis pada 12 April 2007 dan gratis diunduh sampai 30 Juni 2007. Setelah itu, pengguna Wii harus membayar 500 Wii points (setara US$ 5untuk mengunduhnya. Namun, di akhir Agustus / awal Sepetember 2009, Internet Channel bisa diunduh lagi secara gratis.
"Browsing Internet Menggunakan Opera Mini di PC atau Laptop"
Langkahnya seperti ini:
- Download keempat file berikut di SINI:
- sjboy-chinesse
- sjboy-english version
- plugin
- Opera Mini 4.1
- Instal file sjboy-chinesse di PC atau laptop
- Timpa file sjboy.exe yang ada di C:\Program Files\wedomo\sjboydengan file sjboy yang ada di sjboy-english version yang tadi didownload. Hal ini dilakukan supaya, programnya bisa dijalankan dengan bahasa inggris Hingga tahap ini sebernarnya, programnya sudah bisa digunakan untuk menjalankan browser opera mini.
Cara untuk menjalankan browser Opera Mini yang telah didownload sangat mudah. Terlebih dahulu, file opera-mini-4.1.11355-advanced-int.zip hasil download diekstrak. Kemudian, klik klik file opera-mini-4.1.11355-advanced-int.jar. Otomatis, program Java tersebut akan dijalankan melalui sj-boy tadi. Seperti menginstal pertama Opera Mini di handphone, program tersebut akan memintakan koneksi internet untuk set-up, untuk itu, sebaiknya PC/Laptop telah dihubungkan dengan internet via modem handphone.
Tampilan defaultnya adalah tampilan Nokia N70. Tampilan bisa diubah dengan cara, masuk di Tab Tools >> Load Phone Plugin >> folder Plugin pilih ukuran layarnya. Anda bisa pilih ukuran 600×800, sehingga bisa lebih nyaman untuk browsing.
Catatan pula, agar bisa benar-benar berhemat, selama terkoneksi dengan internet, sebaiknya semua program yang menjalankan update via internet dimatikan. Emulator sj-boy tadi juga bisa digunakan untuk menjalankan aplikasi dan game JAVA di PC dan Laptop.
SEKIAN DAN TERIMA KASIH
SEMOGA BERMANFAAT!
Sumber:
- http://aboutnduth.blogspot.co.id/2012/11/makalah-opera-browser.html
- https://skyrider.wordpress.com/2008/10/13/browsing-internet-menggunakan-opera-mini-di-pc-atau-laptop/




Tidak ada komentar:
Posting Komentar